Seorang gadis berjalan tiga ratus meter dari rumahnya
Kini ia berdiri di persimpangan
Papan petunjuknya mulai kusam
Mungkin dimakan lapuk usia dan guyuran air hujan
…..
Seorang kakek tua menghampirinya
“Kenapa, dik?” tanyanya
“Saya mau ke toko Malia. Mau beli pena, Pak,” jawab gadis itu
“Arahnya sini, Dik,” jawab si kakek sambil mengarahkan tangannya ke belok kanan
…….
Gadis tadi mengikuti nasihat si kakek
Katanya, sebelum berpisah tadi, jaraknya mungkin lima menit lagi
Namun, yang mengusik, ternyata ada toko lain di samping perempatan tadi
Juga menjual pena, keterangan di papan baliho
…..
“Ibu, ada pena?” tanya si gadis ke pada penjual
“Ini, dek. Mau yang standard apa pilot?”, sambil menunjukkan etalase yang berjejeran
“Pilot, Bu. Satu,” jawabannya sambil mengeluarkan isi dompet
……
Walhasil, ia membawa pulang pena
Meskipun didapat dari toko yang berbeda
…..
Gusti Allah memang sering kali mendatangkan jalan-jalan lain
Si hamba menginginkan itu, namun Ia berkehendak atas ini
Kadang, jalannya lebih panjang, kadang juga secepat kedipan mata

Leave a comment